Friday, January 12, 2007

Cinta versus Tujuh Tahun

Friday, January 12, 2007
Judul: Gus Yahya Bukan Cinta Biasa
Penulis: Fina Af’idatussofa
Ukuran: 11 x 17 cm
Tebal: viii + 195 halaman
Cetakan I: Januari 2007
Penerbit: Matapena Jogja



Kalau dihitung-hitung, Gus Yahya kecil memang sudah habis-habisan dengan segala cara upayanya untuk mendekati Zahra. Dari yang biasa-biasa seperti melakukan kebiasaan Zahra belajar nyeruling sama Yadi di pematang sawah, sampai yang norak abis, seperti berkirim mawar dan surat cinta yang ditaruh di teras pesantren puteri. Tidak cuma itu, Yahya juga tak kenal lelah menyapa Zahra dengan pesan kertasnya yang ditaruh di kursi taman, tempat Zahra biasa belajar, setiap hari, sepanjang waktu. Sayangnya, Zahra tetap cuek aja tuh menghadapi gerakan cinta Yahya. Meski tidak dengan marah-marah, santri baru di pesantren abahnya Yahya itu malah sibuk dengan tugas-tugas belajarnya di pesantren.
Untungnya cinta Gus Yahya tidak pupus meski harus jatuh bangun untuk membuat cinta itu bisa dimengerti. Cintanya tidak mengenal istilah habis meski harus berhadapan dengan pergantian waktu yang hampir tujuh tahun. Bahkan, sampai tiba waktunya bagi Zahra untuk keluar dari pesantren, Gus Yahya tetap tersenyum menyampaikan cintanya. Tentu saja, karena cinta Gus Yahya bukan cinta biasa.

0 komentar: